Terkadang barang yang pada orang lain yang sudah di anggap sampah pada kita masih berguna.Ketika main di rumah taman saya ada menemukan tv jadul masih bersalon merk ITT.Cukup besar dengan panjang sekitar 1,5 meter'.Mau di bututkan'.katanya.Saya bayari saja.
Dari dalam salon speaker saya mendapatkan speaker fullrange Philips AD8080/m8.Hati saya sngguh gembira,tak di sangka saya mendapatkan harta' karun'.Test masih keadaan hidup/bagus.Pikiran terus menerawang mau bikin apa ya?? pikir -pikir bikin Open baple aja biar murah merih.Soalnya saya sudah pernah bikin loaded horn,bass reflex open baple yang belum.
Dan bagaimana salon tv nya??Saya jual lagi di olx mana tau laku lumayan.
Menurut saya,box speaker open baple ini adalah pekerjaan orangn malas yang tidak mau rumit.
Dengan meletakkan speaker di sebilah papan datar dan memberinya peyangga sudah selesai.Seperti box yang saya buat ini,sengaja saya buat sayap sudut 45o untuk menjaga kestabilan stereo.
Bagaimana kesan karakter suaranya? Tidak usah saya urai,yang jelas sekarag box tersebut sudah ada di tempat SAMPAH.
Friday, 6 April 2018
Wednesday, 7 March 2018
PCL82 SE amplifier
"Mas Fikri,saya baru beli ampli 6BM8 dari ebay,setelah saya dengari rasanya enak banget".Itu kata teman saya melalui pesan singkat di hp.
Saya coba browsing tentang tube 6BM8 ,banyak skema dan ulasan tentang ampli ini.Karena ampli 6v6 saya laku terjual,uangnya coba saya belikan saja tabung 6BM8.
Ketika mencari tabung 6BM8 yang saya jumpai ada yang menjual yang merk matsushita,saya kurang suka.ketika saya tanyakan merk lain yang ada PCL82 Philips persamaan 6BM8 tapi beda volt heater.Bila pada 6BM8 tegangan heater 6,3v sedangkan pada PCL82 tegangan heater 16 v.Saya pilih PCL82 Philips saja.
Tabung ini adalah di dalam 1 uah tabung terdapat 1 buah triode dan 1 buah penguat 3 watt penthode.Jadi untuk membuat 1 kanal amplifier SE hanya memerluan 1 buah tabung saja.
Skema seperti gambar di atas,
Untuk ampli ini saya buat simple saja,untuk mengurangi biaya tube rectifier saya tiadakan dan di ganti dengan dioda solid state BYV35B. Trafo catu daya keluaran volt 230v dan 0-6-16,sengaja saya buat ada tegangan 6v buat jaga-jaga mana tahu saya dapat 6BM6 saya tinggal pindahkan tegangan heater saja.Dan karena tanpa tube rectifier sekunder trafo cukup 0-230v tanpa ct,trafo menjadi lebih kecil.
Resistor campur aduk,ada Takman,AlanBradley, dan copotan dari radio tabung.Elco Panasonic dan Kendeill serta Elna red cerafine di katoda.Kapasitor Wima mkp 10.
Bila pada ampli rakitan saya sebelumnya saya menggunakan OT yang besar memakai kern nomor 32 hingga berat perbuahnya mendekati 2,5kg,pada ampli ini OT saya gulung memakai trafo kern nomor 24 berat perbuahnya 1.5kg.Dengan nilai induktansi 16Henry.Saya rasa sudah cukup baik karena standar induktansi OT adalah 10H
Tak ada kendala yang begitu berat,mulai dari pembuatan trafo power,trafo OT,chasis dan pengumpulan part berjalan mulus saja,hanya kerena ada pekerjaan lain ampli ini agak lama selesainya.
Mendengarkannya terasa begitu menyenangkan.Begitu tombol di on kan dan musik berdendang langsung terasa nikmat dimana high,midh dan low-nya terasa langsung pas di telinga saya.Tidak perlu di tweaking lagi. 6 lagu dari album the best nya Peppy Kamadhatu saya dengar tanpa bosan membuat saya hampir terlelap.
Coba pegang trafo power,ehm adem tidak panas,coba dekatkan telinga ke speaker apakah ada hum?..nyaris tak terdengar kata iklan di tv.
Memang benar kata teman saya Ampli ini begitu menyenangkan!!!
Bila di bandingkan dengan Amplifier EL41 Telefunken yang pernah saya buat pada amplifier EL41 begitu di on suara baik dan makin lama makin enak dan semakin betah mendengarnya.Pada PCL82 ini begtu di on suara enak dan semakin lama tetap enak.
Dengan kata lain PCL82 sama enaknya ketika tabung hangat dan semakin panas,Pada EL41 ketika hangat dan semakin panas suara semakin enak semakin terbuai.
Ada yang berminat ampli ini saya jual Rp 1.600.000,-
081264469918
SALAM.
Saya coba browsing tentang tube 6BM8 ,banyak skema dan ulasan tentang ampli ini.Karena ampli 6v6 saya laku terjual,uangnya coba saya belikan saja tabung 6BM8.
Ketika mencari tabung 6BM8 yang saya jumpai ada yang menjual yang merk matsushita,saya kurang suka.ketika saya tanyakan merk lain yang ada PCL82 Philips persamaan 6BM8 tapi beda volt heater.Bila pada 6BM8 tegangan heater 6,3v sedangkan pada PCL82 tegangan heater 16 v.Saya pilih PCL82 Philips saja.
Tabung ini adalah di dalam 1 uah tabung terdapat 1 buah triode dan 1 buah penguat 3 watt penthode.Jadi untuk membuat 1 kanal amplifier SE hanya memerluan 1 buah tabung saja.
Skema seperti gambar di atas,
Untuk ampli ini saya buat simple saja,untuk mengurangi biaya tube rectifier saya tiadakan dan di ganti dengan dioda solid state BYV35B. Trafo catu daya keluaran volt 230v dan 0-6-16,sengaja saya buat ada tegangan 6v buat jaga-jaga mana tahu saya dapat 6BM6 saya tinggal pindahkan tegangan heater saja.Dan karena tanpa tube rectifier sekunder trafo cukup 0-230v tanpa ct,trafo menjadi lebih kecil.
Resistor campur aduk,ada Takman,AlanBradley, dan copotan dari radio tabung.Elco Panasonic dan Kendeill serta Elna red cerafine di katoda.Kapasitor Wima mkp 10.
Bila pada ampli rakitan saya sebelumnya saya menggunakan OT yang besar memakai kern nomor 32 hingga berat perbuahnya mendekati 2,5kg,pada ampli ini OT saya gulung memakai trafo kern nomor 24 berat perbuahnya 1.5kg.Dengan nilai induktansi 16Henry.Saya rasa sudah cukup baik karena standar induktansi OT adalah 10H
Tak ada kendala yang begitu berat,mulai dari pembuatan trafo power,trafo OT,chasis dan pengumpulan part berjalan mulus saja,hanya kerena ada pekerjaan lain ampli ini agak lama selesainya.
Mendengarkannya terasa begitu menyenangkan.Begitu tombol di on kan dan musik berdendang langsung terasa nikmat dimana high,midh dan low-nya terasa langsung pas di telinga saya.Tidak perlu di tweaking lagi. 6 lagu dari album the best nya Peppy Kamadhatu saya dengar tanpa bosan membuat saya hampir terlelap.
Coba pegang trafo power,ehm adem tidak panas,coba dekatkan telinga ke speaker apakah ada hum?..nyaris tak terdengar kata iklan di tv.
Memang benar kata teman saya Ampli ini begitu menyenangkan!!!
Bila di bandingkan dengan Amplifier EL41 Telefunken yang pernah saya buat pada amplifier EL41 begitu di on suara baik dan makin lama makin enak dan semakin betah mendengarnya.Pada PCL82 ini begtu di on suara enak dan semakin lama tetap enak.
Dengan kata lain PCL82 sama enaknya ketika tabung hangat dan semakin panas,Pada EL41 ketika hangat dan semakin panas suara semakin enak semakin terbuai.
Ada yang berminat ampli ini saya jual Rp 1.600.000,-
081264469918
SALAM.
Wednesday, 10 January 2018
EL41 Telefunken SE Amplifier
Sudah hampir 5 bulan saya tidak ada menulis di blog ini.Sebenarnya bukan tidak ada kreasi yang saya buat,tetapi rasanya tidak ada yang terlalu istimewa,hanya mengerjakan preamp tabung buat teman dengan driver tabung yang sudah terlalu banyak di publikasikan.
Iseng,saya buka halaman situs jual beli,dalam suatu situs itu saya menemukan ada sepasang tabung EL41 bermerk Telefunken dijual.Kata mbahnya tabung,biasanya merk Telefunken akan bersuara sangat baik.Coba bayangkan saja untuk 1 buah tabung 12AT7 ada yang menjual Rp.750.000,- perbuahnya.biasanya sih sekitar Rp.250.000.-.Yup karena kerakternya jauh lebih baik dari merk lain.
Tidak pikir panjang saya beli saja.saya jadikan SE Amplifier.
Tabung telah sampai di rumah,Browsing skema dan lihat stok komponen.untuk memulai perakitan.Saya masih punya sepasang 12AT7 Mulard,2 buah elco 150uf/600v Aerovox UK.Beberapa meter kabel thermax silver,kapasitor 22nf/400v West cap buat copling antara 12AT7 ke EL41.Untuk resistor saya beli merk Takman carbon.
Sekarang Trafo.Buat power suply saya gulung dengan tegangan keluaran 280v ct 150mA,5v-4Ampere dan 6,3v -4Ampere.Trafo output gulung dengan inpedansi input 7k,output 4 dan 8 ohm.
Chasis dari kayu jati Belanda di beri warna pelitur kuning.
Memulai perakitan saya tidak begitu tergesa-gesa.Di mulai dengan pemasangan soket tabung, konektor input dan binding post speaker kemudian semua trafo.setelah itu saya tinggalkan beberapa hari baru kemudian saya lanjutkan dengan perkabelan.SELESAI,
Lalu bagaimana dengan kualitas suara yang di hasilkan.Saya sudah membuat ampli 6V6 Rca SE,6L6 Clemente SE,El84 Ruby paralel SE dan EL41 Telefunken SE ini.Di antara kesemuanya EL41 ini yang paling berkesan jauh lebih baik,..tetapi akankah saya puas? ,Dengan komponen yang sudah begitu highgrade(menurut saya),di tambah dengan penguat awal 12AT7 Srpp saya mengharapkan Suara yang FANTASTIS.Itu yang belum saya dapat.!!!!!!
Iseng,saya buka halaman situs jual beli,dalam suatu situs itu saya menemukan ada sepasang tabung EL41 bermerk Telefunken dijual.Kata mbahnya tabung,biasanya merk Telefunken akan bersuara sangat baik.Coba bayangkan saja untuk 1 buah tabung 12AT7 ada yang menjual Rp.750.000,- perbuahnya.biasanya sih sekitar Rp.250.000.-.Yup karena kerakternya jauh lebih baik dari merk lain.
Tidak pikir panjang saya beli saja.saya jadikan SE Amplifier.
Tabung telah sampai di rumah,Browsing skema dan lihat stok komponen.untuk memulai perakitan.Saya masih punya sepasang 12AT7 Mulard,2 buah elco 150uf/600v Aerovox UK.Beberapa meter kabel thermax silver,kapasitor 22nf/400v West cap buat copling antara 12AT7 ke EL41.Untuk resistor saya beli merk Takman carbon.
Sekarang Trafo.Buat power suply saya gulung dengan tegangan keluaran 280v ct 150mA,5v-4Ampere dan 6,3v -4Ampere.Trafo output gulung dengan inpedansi input 7k,output 4 dan 8 ohm.
Chasis dari kayu jati Belanda di beri warna pelitur kuning.
Memulai perakitan saya tidak begitu tergesa-gesa.Di mulai dengan pemasangan soket tabung, konektor input dan binding post speaker kemudian semua trafo.setelah itu saya tinggalkan beberapa hari baru kemudian saya lanjutkan dengan perkabelan.SELESAI,
Lalu bagaimana dengan kualitas suara yang di hasilkan.Saya sudah membuat ampli 6V6 Rca SE,6L6 Clemente SE,El84 Ruby paralel SE dan EL41 Telefunken SE ini.Di antara kesemuanya EL41 ini yang paling berkesan jauh lebih baik,..tetapi akankah saya puas? ,Dengan komponen yang sudah begitu highgrade(menurut saya),di tambah dengan penguat awal 12AT7 Srpp saya mengharapkan Suara yang FANTASTIS.Itu yang belum saya dapat.!!!!!!
Friday, 14 July 2017
SPEAKER fullrange PHILIPS AD7063/m8 in LOADED HORN SPEAKER BOX
Tidak tanggung-tanggung.Seorang teman saya datang kepada saya,dia mendapatkan 6 buah speaker fullrange Philips AD7063/m8 dalam kondisi bagus.'Saya dapat dari seseorang yang tidak mengerti barang'.katanya.1 pair dia pakai,1 pair di jual lewat olx dan di beli oleh seseorang di kota Medan dan 1 pair lagi kepada saya barter dengan box speaker TQWT yang pernah saya buat.
6 bulan sudah speaker ini saya simpan,saya masih betah mendengar speaker bentuk telur yang saya pakai.Di liburan ini di waktu yang luang timbul keinginan membuatkan box untuk driver Philips ini.dari hasil browsing di internet tidak ada box yang memakai driver ini.Akhirnya saya pilih saja box buat speaker Fostex FE166en Back loaded horn type enclosure.Ada pun mengapa pilihan jatuh ke box ini semata-mata karena besar drivernya yang hampir sama.Walaupun sebenarnya banyak parameternya berbeda saya kesampingkan saja.
Kalau rekomendasi box ini harus memakai multiplex 15mm,tapi saya menggunakan softboard dengan alasan lebih murah dan lebih gampang di potong.Walaupun melelahkan tapi namanya hobby tidak begitu terasa lelah akhirnya selesai juga box ini ,walau belum di finishing

Uji coba dan membandingkan dengan speaker bentuk telur buatan saya yang menggunakan driver Peerles dan tweter Viva.
Uji coba dengan menggunakan Ampli tabung 6V6 RCA,preamp tabung EF92 dan pemutar VCD player JVC upgrade elco serta IC op-amp.Kabel speaker Vermouth serenade II ,kabel rca Monster cable dan Sammution USA.
Ketika di putar lagu Feeling-nya Jhenna Lodwick terdengar biasa saja,tidak ada yang begitu menarik dari speaker loaded horn ini,malah pada lagu tertentu terdengar menyerang telinga. Sungguh mengecewakan.tapi saya putar terus sampai 1 album..Sedangkan pada speaker telur itu,ketika pertama pakai saya langsung betah,senang karakternya langsung cocok.
Keesokan hari saya coba lagi,kali ini Susan Wong-My live story.Di sini musik mulai terasa hidup,mulai betah mendengarnya,Vocalnya yang seksi dan desahan vocalnya terdengar lebih jelas,Susan seperti bearada di depan saya.Di sini speaker ini mulai menampakkan kualitasnya.Padahal kemarin sungguh mengecewakan.Jadi saya berkesimpulan masalahnya ada di kabel dalam box speaker ini yang belum di burning,masih kaku terdengar menyerang.
Wah..kalau begitu speaker ini perlu di burning lagi.
Beberapa hari kemudian,Susan Wong-My Live Story saya putar lagi.Cari posisi duduk yang pas membentuk segi tiga sama sisi antara dua speaker dan pendengar.Jam menunjukkan pukul 10 malam,saya matikan lampu penerangan dan mulai menikmati lagu.Vocal Susan terdengar lebih oven dari speaker telur,Susan seperti hadir di ruang saya Tarikan napasnya terasa begitu jelas,desahan vocalnya membuat saya terbayang kalau Ia sedang bernyanyi memegang microphone dengan di iringi musik pengiring di kiri-kanannya.
Kalau urusan nada tinggi Speaker Philips ini kalah renyah,mungkin karena Philips ini hanya sungle driver dan perlu tweeter tambahan.Sedangkan pada speaker telur tweeternya sangat baik dengan dual ring radiator.Frekwensi highnya mencapai 30khz.
Untuk nada tengah Speaker philips masih terasa pedas/menyerang mungkin perlu ada semacam rangkaian koreksi frekwensi ,pada speaker telur antara high,midh dan low terasa sudah seimbang.
Bagaimana nada bawahnya? Bass pada speaker telur terasa memball,terasa ke dada.Pada speaker Philips,bass terasa ada,rendah tetapi hanya anginnya saja.Ibarat seperti penyanyi Acapella yang membuat suara bass dari mulutnya.
Tetapi dengan speaker Philips dengn box Loaded Horn ini musik terasa lebih hidup,efek panggung lebih terasa dan suara set Drum terasa lebih lengkap,suara alat musik yang terdengar samar di speaker telur,di sini terasa lebih ada.
Karena sensitipnya yang tinggi,92db dengan volume jam 9 suara pada speaker Philips sudah terdengar kencang kalau pada speaker telur harus volume jam 10;30.
Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.Kalau di suruh pilih,saya pilih keduanya.Lha...emang ke duanya punya saya...ngapain di pilih.
UNTUK selanjutnya saya akan membuat semacam rangkain crossover untuk koreksi frekwensi nada tengahnya.Kemudian menambahkan super tweeter agar highnya lebih gemerincing dan melakukan finishing untuk memperindah penampilan.Speaker ini akan berdampingan dengan speaker telur.
Dari data bentuk frekwensi yang di keluarkan AD7063 ini tampak bahwa gelombang frekwensi mulai dari 500hz sampai 11khz banyak riak-riaknya,inilah yang menyebabkan suara midrange terdengar pedas.Dan frekwensi inilah yang perlu di koreksi.dengan jalan meredam batas dari frekwensi tersebut,yaitu batas atas 11khz dan batas bawah 500hz.Tapi saya tidak memotong batas bawah 500hz,menurut saya daerah 500hz bukanlah daerah midrange,jadi saya potong pada batas bawah 900hz karena pada daerah tersebutlah titik frekwansi AD7063 ini mulai naik-turun.
Inilah di butuhkan suatu jaringan contour.

Buka croosover calculator di dapat hasil;
Dengan batas atas frekwensi 11khz,batas bawah frekwensi 900hz di dapat nilai L=0,32mH dan R=5.60hm pada peredaman 6db.
Jadi gelombang frekwensi mulai dari 900hz-11khz diturunkan 6db untuk muluruskan gelombang AD7063 tersebut.

Setelah pemasangan frekwensi corection tersebut suara mid kini adem,tidak menyerang lagi.semakin betah,Kini saya tinggal menambah sebuah super tweeter mengingat frekwensi atas AD7063 tersebut terjun bebas di frekwensi 18khz.highnya kurang bergemerincing.Dengan di tambahkan super tweeter di highnya semakin enak dan basah....
6 bulan sudah speaker ini saya simpan,saya masih betah mendengar speaker bentuk telur yang saya pakai.Di liburan ini di waktu yang luang timbul keinginan membuatkan box untuk driver Philips ini.dari hasil browsing di internet tidak ada box yang memakai driver ini.Akhirnya saya pilih saja box buat speaker Fostex FE166en Back loaded horn type enclosure.Ada pun mengapa pilihan jatuh ke box ini semata-mata karena besar drivernya yang hampir sama.Walaupun sebenarnya banyak parameternya berbeda saya kesampingkan saja.
Kalau rekomendasi box ini harus memakai multiplex 15mm,tapi saya menggunakan softboard dengan alasan lebih murah dan lebih gampang di potong.Walaupun melelahkan tapi namanya hobby tidak begitu terasa lelah akhirnya selesai juga box ini ,walau belum di finishing

Uji coba dan membandingkan dengan speaker bentuk telur buatan saya yang menggunakan driver Peerles dan tweter Viva.
Uji coba dengan menggunakan Ampli tabung 6V6 RCA,preamp tabung EF92 dan pemutar VCD player JVC upgrade elco serta IC op-amp.Kabel speaker Vermouth serenade II ,kabel rca Monster cable dan Sammution USA.
Ketika di putar lagu Feeling-nya Jhenna Lodwick terdengar biasa saja,tidak ada yang begitu menarik dari speaker loaded horn ini,malah pada lagu tertentu terdengar menyerang telinga. Sungguh mengecewakan.tapi saya putar terus sampai 1 album..Sedangkan pada speaker telur itu,ketika pertama pakai saya langsung betah,senang karakternya langsung cocok.
Keesokan hari saya coba lagi,kali ini Susan Wong-My live story.Di sini musik mulai terasa hidup,mulai betah mendengarnya,Vocalnya yang seksi dan desahan vocalnya terdengar lebih jelas,Susan seperti bearada di depan saya.Di sini speaker ini mulai menampakkan kualitasnya.Padahal kemarin sungguh mengecewakan.Jadi saya berkesimpulan masalahnya ada di kabel dalam box speaker ini yang belum di burning,masih kaku terdengar menyerang.
Wah..kalau begitu speaker ini perlu di burning lagi.
Beberapa hari kemudian,Susan Wong-My Live Story saya putar lagi.Cari posisi duduk yang pas membentuk segi tiga sama sisi antara dua speaker dan pendengar.Jam menunjukkan pukul 10 malam,saya matikan lampu penerangan dan mulai menikmati lagu.Vocal Susan terdengar lebih oven dari speaker telur,Susan seperti hadir di ruang saya Tarikan napasnya terasa begitu jelas,desahan vocalnya membuat saya terbayang kalau Ia sedang bernyanyi memegang microphone dengan di iringi musik pengiring di kiri-kanannya.
Kalau urusan nada tinggi Speaker Philips ini kalah renyah,mungkin karena Philips ini hanya sungle driver dan perlu tweeter tambahan.Sedangkan pada speaker telur tweeternya sangat baik dengan dual ring radiator.Frekwensi highnya mencapai 30khz.
Untuk nada tengah Speaker philips masih terasa pedas/menyerang mungkin perlu ada semacam rangkaian koreksi frekwensi ,pada speaker telur antara high,midh dan low terasa sudah seimbang.
Bagaimana nada bawahnya? Bass pada speaker telur terasa memball,terasa ke dada.Pada speaker Philips,bass terasa ada,rendah tetapi hanya anginnya saja.Ibarat seperti penyanyi Acapella yang membuat suara bass dari mulutnya.
Tetapi dengan speaker Philips dengn box Loaded Horn ini musik terasa lebih hidup,efek panggung lebih terasa dan suara set Drum terasa lebih lengkap,suara alat musik yang terdengar samar di speaker telur,di sini terasa lebih ada.
Karena sensitipnya yang tinggi,92db dengan volume jam 9 suara pada speaker Philips sudah terdengar kencang kalau pada speaker telur harus volume jam 10;30.
Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.Kalau di suruh pilih,saya pilih keduanya.Lha...emang ke duanya punya saya...ngapain di pilih.
UNTUK selanjutnya saya akan membuat semacam rangkain crossover untuk koreksi frekwensi nada tengahnya.Kemudian menambahkan super tweeter agar highnya lebih gemerincing dan melakukan finishing untuk memperindah penampilan.Speaker ini akan berdampingan dengan speaker telur.
Dari data bentuk frekwensi yang di keluarkan AD7063 ini tampak bahwa gelombang frekwensi mulai dari 500hz sampai 11khz banyak riak-riaknya,inilah yang menyebabkan suara midrange terdengar pedas.Dan frekwensi inilah yang perlu di koreksi.dengan jalan meredam batas dari frekwensi tersebut,yaitu batas atas 11khz dan batas bawah 500hz.Tapi saya tidak memotong batas bawah 500hz,menurut saya daerah 500hz bukanlah daerah midrange,jadi saya potong pada batas bawah 900hz karena pada daerah tersebutlah titik frekwansi AD7063 ini mulai naik-turun.
Inilah di butuhkan suatu jaringan contour.

Buka croosover calculator di dapat hasil;
Dengan batas atas frekwensi 11khz,batas bawah frekwensi 900hz di dapat nilai L=0,32mH dan R=5.60hm pada peredaman 6db.
Jadi gelombang frekwensi mulai dari 900hz-11khz diturunkan 6db untuk muluruskan gelombang AD7063 tersebut.

Setelah pemasangan frekwensi corection tersebut suara mid kini adem,tidak menyerang lagi.semakin betah,Kini saya tinggal menambah sebuah super tweeter mengingat frekwensi atas AD7063 tersebut terjun bebas di frekwensi 18khz.highnya kurang bergemerincing.Dengan di tambahkan super tweeter di highnya semakin enak dan basah....
Tuesday, 6 June 2017
EL84 paralel SE amplifier
Seorang teman datang kepada saya sambil membawa sebuah pcb chasis amplifier guitar Merk Laney,sudah rusak.'Tolong buatkan saya ampli tabung' katanya.Di chasis tersebut saya lihat ada 7 buah tabung audio 4 buah EL84,2 buah 12AX7 dan 1 buah ECC83 semuanya merk Ruby dan trafo toroid,hanya itu yang bisa di selamatkan untuk di pakai.

Sebenarnya tabung ini samgat pas bila di jadikan amplifier pushpull,tapi mengingat banyak komponen yang akan di beli dan saya khawatir akan terjadi hum yang besar karena saya memakai point-to point kabel idak memakai pcb,akhirnya pilihan di jatuhkan pada PARALEL SINGLE ENDED.
Setelah membuat chsis dan gulung trafo OT maka di lakukanlah pemasangan,
Skema rangkaian yang di pakai.
Untuk perbalan saya pakai Silver thermax.
Dari hasil uji dengar amplifier ini sudah bersuara cukup baik bila di bandingkan dengan amplifier solid state tapi bila di bandingkan dengan amplifier tabung yang pernah saya buat,amplifier ini masih kalah merdu.Satu hal penyebabnya adalah trafo toroid dari amplifier ini mempunyai tegangan keluaran 225v sedangkan EL84 agar bersuara maksimal perlu di catu dengan tegangan 280v.Yah..suatu hari nanti saya akan menganti atau guling ulung trafo toroid ini.agar j=hasil lebih MAXIMAL lagi.
Salam DIYer.
Dari hasil uji dengar amplifier ini sudah bersuara cuku

Sebenarnya tabung ini samgat pas bila di jadikan amplifier pushpull,tapi mengingat banyak komponen yang akan di beli dan saya khawatir akan terjadi hum yang besar karena saya memakai point-to point kabel idak memakai pcb,akhirnya pilihan di jatuhkan pada PARALEL SINGLE ENDED.
Setelah membuat chsis dan gulung trafo OT maka di lakukanlah pemasangan,
Skema rangkaian yang di pakai.
Untuk perbalan saya pakai Silver thermax.
Dari hasil uji dengar amplifier ini sudah bersuara cukup baik bila di bandingkan dengan amplifier solid state tapi bila di bandingkan dengan amplifier tabung yang pernah saya buat,amplifier ini masih kalah merdu.Satu hal penyebabnya adalah trafo toroid dari amplifier ini mempunyai tegangan keluaran 225v sedangkan EL84 agar bersuara maksimal perlu di catu dengan tegangan 280v.Yah..suatu hari nanti saya akan menganti atau guling ulung trafo toroid ini.agar j=hasil lebih MAXIMAL lagi.
Salam DIYer.
Dari hasil uji dengar amplifier ini sudah bersuara cuku
Friday, 31 March 2017
6L6 SE Amplifier with Aikido driver
Beginilah enaknya jadi Diy-er,dengan segala perangkat dan komponen yang ada ,coba kreasi menjadi perangkat yang lebih baik lagi.
Saya sudah punya amplifier tabung 6L6 dengan driver 12AH7 srpp,di telinga saya amplifier ini sudah bersuara sangat baik.Tapi tangan saya gatal rasanya kalau tidak mengotak-atiknya.Saya masih punya 2 buah tabung 9AU7,saya pikir hendak di jadikan Aikido amplifier saja dan di gabung dengan 12AH7 serta 6L6.
Untuk membuat amplifier SE,di perlukan penguat depan dengan tabung berpenguatan tinggi (mu).9AU7 mu-nya cuma 20,sedangkan 12AH7 mu=15.Wah rupanya kedua tabung ini mungkin kurang cocok buat SE amplifier.Walaupun sebenarnya dari hasil browsing saya di internet banyak skema yang menampilkan SE amplifier denngan driver ber-mu rendah.
Kemudian,pikir-pikir,bagaimana kalau preamp ef86 di bongkar saja dan gabung dengan 12AH7 atau 9AU7 buat driver Aikido SE.Tabung EF86 mu=39,lumayan tinggi bila di bandingkan dengan 12AH7 atau 9AU7.Akhirnya pilihan jatuh pada EF86 dan 9AU7,biarlah 12AH7 di simpan dulu suatu saat akan di buat rangkaian lain,
Cari skema di dapat EF86 dengan 9AU7 Aikido.
Kemudian akan di gabung dengan power 6L6 SE...seperti bi bawah ini.
Sekarang cari kayu dan buat chasis baru.Kayu dapat dari bekas packing alat berat,katanya sih Jati Belanda.Potong,lobangi, cat dan jadi deh.
Perakitan pun di mulai.
Biasanya saya mulai dengan memasang terminal input,binding post dan terminal ac IN pada bagian belakang panel.Setelah itu memasang seluruh soket tabung dan kemudian trafo power dan OT.Baru kemudian perkabelan.Untuk kabel ponit to point saya gunakan kabel silver coating merk Thermax.
Beginilah isi dalamnya.
Untuk OT saya sediakan tap ulttra linear dan beban 4 ohm serta 8 ohm.
Photo bagian belakang dengan 6 buah terminal binding post buat speaker 0,4 dan 8 ohm.
Tak lupa saya buat merk JOURNEY
Untuk komponen pada driver Aikido;
-Resistor 100k/2 watt,copotan dari radio tabung.
-1k Dale
-330 ohm Dale
-1M Takman
-470 ohm Takman
-100k Dale.
Kapasitor;
-1uf/250v Wima
-0,22uf/400v Wima
-100uf/25v Elna Red Cerafine
Pada tabungg 6L6;
-Resistor 330ohm/ 2 watt Kiwame
-100ohm/2 watt Kiwame
-Elco Rodenstein 470uf/63v.
Trafo power suply dan Output trafo adalah gulungan penulis.
UJI COBA;
Ketika uji coba saya pakai CD audiohile dari Bengawan Solo-nya Gesang dan Peppy Kamadhatu Album Sudenly.Pada Bengawan Solo-musik yang biasanya lambat terdengar pada amplifier 6L6 Aikido ini terdengar sedikit lebih cepat dari ketika saya pakai 6V6 SE,mungkin namanya lebih dinamis.. ya.
Pada Peppy Kamadhatu,terdengar suara lebih jernih,stagging lebih lebar tak terasa satu album habis saya putar.Biasanya saya dengari lagu,4-5 lagu dari satu album,belum selesai sudah saya ganti denngan album yang lain.Tapi dengan 6L6 Aikido ini saya betah satu album..itulah nikmatnya.
Dalan uji coba ini saya tidak memakai preamp.Dengan di tambah preamp warna suara berubah.Saya punya dua buah preamp EF92 Mulard dan 27 RCA.Dengan 27 RCA suara vokal lebih dominan dan bass bertambah,enak buat dengari musik yang lembut ,dengan EF92 bass tetap,high bertambah dan mid-high lebih terasa.Cocok buat dengari musik blues dan yang agak ramai alat musiknya.
Beginilah DIY-er tidak pernah puas dengan perangkatnya,selalu ada saja yang hendak di oprek.Gatal.
PERHATIAN;
HATI-HATI
MENJADI SEORANG DIY-er DAPAT MEMBUAT SAKU ANDA BOLONG!!!
##################################
Saya sudah punya amplifier tabung 6L6 dengan driver 12AH7 srpp,di telinga saya amplifier ini sudah bersuara sangat baik.Tapi tangan saya gatal rasanya kalau tidak mengotak-atiknya.Saya masih punya 2 buah tabung 9AU7,saya pikir hendak di jadikan Aikido amplifier saja dan di gabung dengan 12AH7 serta 6L6.
Untuk membuat amplifier SE,di perlukan penguat depan dengan tabung berpenguatan tinggi (mu).9AU7 mu-nya cuma 20,sedangkan 12AH7 mu=15.Wah rupanya kedua tabung ini mungkin kurang cocok buat SE amplifier.Walaupun sebenarnya dari hasil browsing saya di internet banyak skema yang menampilkan SE amplifier denngan driver ber-mu rendah.
Kemudian,pikir-pikir,bagaimana kalau preamp ef86 di bongkar saja dan gabung dengan 12AH7 atau 9AU7 buat driver Aikido SE.Tabung EF86 mu=39,lumayan tinggi bila di bandingkan dengan 12AH7 atau 9AU7.Akhirnya pilihan jatuh pada EF86 dan 9AU7,biarlah 12AH7 di simpan dulu suatu saat akan di buat rangkaian lain,
Cari skema di dapat EF86 dengan 9AU7 Aikido.
Kemudian akan di gabung dengan power 6L6 SE...seperti bi bawah ini.
Sekarang cari kayu dan buat chasis baru.Kayu dapat dari bekas packing alat berat,katanya sih Jati Belanda.Potong,lobangi, cat dan jadi deh.
Perakitan pun di mulai.
Biasanya saya mulai dengan memasang terminal input,binding post dan terminal ac IN pada bagian belakang panel.Setelah itu memasang seluruh soket tabung dan kemudian trafo power dan OT.Baru kemudian perkabelan.Untuk kabel ponit to point saya gunakan kabel silver coating merk Thermax.
Beginilah isi dalamnya.
Untuk OT saya sediakan tap ulttra linear dan beban 4 ohm serta 8 ohm.
Photo bagian belakang dengan 6 buah terminal binding post buat speaker 0,4 dan 8 ohm.
Tak lupa saya buat merk JOURNEY
Untuk komponen pada driver Aikido;
-Resistor 100k/2 watt,copotan dari radio tabung.
-1k Dale
-330 ohm Dale
-1M Takman
-470 ohm Takman
-100k Dale.
Kapasitor;
-1uf/250v Wima
-0,22uf/400v Wima
-100uf/25v Elna Red Cerafine
Pada tabungg 6L6;
-Resistor 330ohm/ 2 watt Kiwame
-100ohm/2 watt Kiwame
-Elco Rodenstein 470uf/63v.
Trafo power suply dan Output trafo adalah gulungan penulis.
UJI COBA;
Ketika uji coba saya pakai CD audiohile dari Bengawan Solo-nya Gesang dan Peppy Kamadhatu Album Sudenly.Pada Bengawan Solo-musik yang biasanya lambat terdengar pada amplifier 6L6 Aikido ini terdengar sedikit lebih cepat dari ketika saya pakai 6V6 SE,mungkin namanya lebih dinamis.. ya.
Pada Peppy Kamadhatu,terdengar suara lebih jernih,stagging lebih lebar tak terasa satu album habis saya putar.Biasanya saya dengari lagu,4-5 lagu dari satu album,belum selesai sudah saya ganti denngan album yang lain.Tapi dengan 6L6 Aikido ini saya betah satu album..itulah nikmatnya.
Dalan uji coba ini saya tidak memakai preamp.Dengan di tambah preamp warna suara berubah.Saya punya dua buah preamp EF92 Mulard dan 27 RCA.Dengan 27 RCA suara vokal lebih dominan dan bass bertambah,enak buat dengari musik yang lembut ,dengan EF92 bass tetap,high bertambah dan mid-high lebih terasa.Cocok buat dengari musik blues dan yang agak ramai alat musiknya.
Beginilah DIY-er tidak pernah puas dengan perangkatnya,selalu ada saja yang hendak di oprek.Gatal.
PERHATIAN;
HATI-HATI
MENJADI SEORANG DIY-er DAPAT MEMBUAT SAKU ANDA BOLONG!!!
##################################
Saturday, 4 March 2017
6V6 & 12AT7 SE Amplifier
Setelah membuat 6L6 Se amplifier saya berkeinginan membuat 1 amplifier lagi.Saya pilih tetap pada mode single ended,karena dengan bahan yang minim cuma beberapa tube saja dan biaya pembuatannya jauh lebih murah di bandingkan dengan yang pushpull.Cari-cari tabung dapat 6V6 RCA.
Sekarang cari kayu,cari plat logam untuk buat chasis.Potong,beri warna dan jadi chasis.
Untuk skema saya buat dengan skema di bawah ini.
Untuk perakitan kabel internal saya gunakan kabel silver Thermax , Canary lb2t kabel input ke volume,timah WBT,resistor Kiwame dan Sfernice,Takman serta Allan bradley.
Elco power suply menggunakan Philips dan Kendeil.
Capasitor copel antara 12AT7 dengan 6V6 merk IC EL mkp
Tabung 6V6 Rca, 12AT7 GE dan 5Y3 Philips.
.Trafo power suply dan OT gulung sendiri.
Untuk tegangan heater saya dc kan saja pakai dioda dan elco 10000uf/25v.
Dalam setiap perakitan awal uji coba adalah suatu yanng sangat mendebarkan.Ketika speaker telah terpasang,steeker listrik di tancap,mata mulai awas,melihat sesuatu yang berasap atau yang handak meletup.Oh..ternyata tidak ada.Putar volume perlahan mulailah Ia berdendang.
Untuk memper-indah penampilan coba saya tempel merk JOURNEY-tube audio.
Photo bagian dalam kelihatan lapang karena chasis yang besar 40cm X 35cm.
Photo bagian belakang terlihat line input dan ada 6 buah terminal speaker 0(ground),4 ohm dan 8 ohm.Terminal yang merah adalah buat speaker 4 ohm,buat jaga-jaga mana tau mau pakai speaker 4 ohm.
Uji coba;
Uji coba hanya menggunakan - Vcd player JVC XL-XV23 dan langsung ke 6V6 SE ini.
-Speaker bentuk telur dengan driver Peerless dan tweeter Viva.
-Kabel speaker Vermoth serenade II
-Kabel interkonek Monster cable.
Mulai dari lagu Feelings-nya Jhena Lodwick,Norah Jones sampai Bengawan Solo-nya Gesang saya dengarkan,terasa begitu betah mendengarnya,Ampli ini adalah single ended dan dayanya pun rendah cuma 2X 5 w att tapi dapat mendrive speaker bentuk telur ini.Tapi bila pada voleme di putar pada level lebih dari jam 11 suara serak dan sember terdengar.Tapi dengan volume jam 10 saja suara sudah terdengar kuat ,sudah memenuhi ruang dengar saya buat apa putar sampai jam 11 .Suara serak dan sember karena ampli ini kurang mampu menggetarkan speaker telur itu.Ampli ini perlu speaker single driver fullrange .Coba dekatkan telinga ke speaker suara hum tidak terdengar,kalau pada Ampli 6L6 SE yang terdahulu ada hum-nya.
Secara keseluruhan saya sangat senang dengan ampli 6V6 SE ini,
Berikutnya saya ingin merombak 6L6 SE yang pernah saya buat hendak saya jadikan Amplifier AIKIDO 6L6 SE AMPLIFIER.
Di tunggu aja!
Selasa 9 April 2017
BAGI ANDA YANG BERMINAT
AMPLI INI SAYA JUAL Rp.3,200.000.-
081264469918
Sekarang cari kayu,cari plat logam untuk buat chasis.Potong,beri warna dan jadi chasis.
Untuk skema saya buat dengan skema di bawah ini.
Untuk perakitan kabel internal saya gunakan kabel silver Thermax , Canary lb2t kabel input ke volume,timah WBT,resistor Kiwame dan Sfernice,Takman serta Allan bradley.
Elco power suply menggunakan Philips dan Kendeil.
Capasitor copel antara 12AT7 dengan 6V6 merk IC EL mkp
Tabung 6V6 Rca, 12AT7 GE dan 5Y3 Philips.
.Trafo power suply dan OT gulung sendiri.
Untuk tegangan heater saya dc kan saja pakai dioda dan elco 10000uf/25v.
Dalam setiap perakitan awal uji coba adalah suatu yanng sangat mendebarkan.Ketika speaker telah terpasang,steeker listrik di tancap,mata mulai awas,melihat sesuatu yang berasap atau yang handak meletup.Oh..ternyata tidak ada.Putar volume perlahan mulailah Ia berdendang.
Untuk memper-indah penampilan coba saya tempel merk JOURNEY-tube audio.
Photo bagian dalam kelihatan lapang karena chasis yang besar 40cm X 35cm.
Photo bagian belakang terlihat line input dan ada 6 buah terminal speaker 0(ground),4 ohm dan 8 ohm.Terminal yang merah adalah buat speaker 4 ohm,buat jaga-jaga mana tau mau pakai speaker 4 ohm.
Uji coba;
Uji coba hanya menggunakan - Vcd player JVC XL-XV23 dan langsung ke 6V6 SE ini.
-Speaker bentuk telur dengan driver Peerless dan tweeter Viva.
-Kabel speaker Vermoth serenade II
-Kabel interkonek Monster cable.
Mulai dari lagu Feelings-nya Jhena Lodwick,Norah Jones sampai Bengawan Solo-nya Gesang saya dengarkan,terasa begitu betah mendengarnya,Ampli ini adalah single ended dan dayanya pun rendah cuma 2X 5 w att tapi dapat mendrive speaker bentuk telur ini.Tapi bila pada voleme di putar pada level lebih dari jam 11 suara serak dan sember terdengar.Tapi dengan volume jam 10 saja suara sudah terdengar kuat ,sudah memenuhi ruang dengar saya buat apa putar sampai jam 11 .Suara serak dan sember karena ampli ini kurang mampu menggetarkan speaker telur itu.Ampli ini perlu speaker single driver fullrange .Coba dekatkan telinga ke speaker suara hum tidak terdengar,kalau pada Ampli 6L6 SE yang terdahulu ada hum-nya.
Secara keseluruhan saya sangat senang dengan ampli 6V6 SE ini,
Berikutnya saya ingin merombak 6L6 SE yang pernah saya buat hendak saya jadikan Amplifier AIKIDO 6L6 SE AMPLIFIER.
Di tunggu aja!
Selasa 9 April 2017
BAGI ANDA YANG BERMINAT
AMPLI INI SAYA JUAL Rp.3,200.000.-
081264469918
Subscribe to:
Posts (Atom)


































